Sidoarjo. Pimpinan
Cabang IMM Sidoarjo menggelar pengkaderan Darul Arqom Madya (DAM) dengan tema
“Transformasi Nilai Ikatan dalam Mewujudkan Kesadaran Berfikir untuk Pembebasan
Kaum Mustadh’afin” . Kegiatan ini
dilaksanakan pada tanggal 22-26 desember 2014 yang berlokasi di SMA
Muhammadiyah 2 Sidoarjo. Kegiatan yang berlangsung selama enam hari ini di
ikuti sebanyak 50 peserta yang berasal dari Jawa Timur dan Luar Jawa Timur
diantaranya Kalimantan,Medan,Sumatera,Jakarta, dan Jogjakarta.
Acara yang bertujuan
membentuk kader madya yang mampu membebaskan kaum mustadh’afin ini dibuka oleh
Bapak Abu Sofyan dari PDM Sidoarjo, dalam sambutannya tak lupa beliau
menyampaikan bahwa “kader-kader IMM harus mampu peka terhadap permasalahan yang
ada di masyarakat. Permasalahan yang ada
di masyarakat harus mampu dipecahkan oleh kader dengan banyak berdiskusi, bedah
buku dan melakukan kajian-kajian. Sehingga daya kritisnya akan semakin terasah
sehingga mampu menjadi mahasiswa modern”.
Selain itu dilaksanakan
Stadium General yang di isi oleh Prof. Syafiq Mughni yang sekarang menjabat PP
Muhammadiyah, dalam penyampaiannya beliau menjelaskan tentang klasifikasi kaum mustadh’afin yakni kaum yang
lemah yang harus kita bebaskan. Kajian
yang berhubungan erat kaitannya dengan tema ini disampaikan sebelum materi
sehingga menjadi pengantar bagi peserta agar lebih mudah menyerap materi yang
akan disampaikan.
Pengkaderan kali ini
memuat materi terkait perkembangan pemikiran islam yang berpengaruh terhadap
teologi pembebasan islam sehingga pemikiran-pemikiran islam ini berpengaruh
terhadap pemikiran Kyai Ahmad Dahlan yang sering kita kenal dengan teologi
Al-ma’un. Semangat pembebasan yang dibawa Ahmad Dahlan ini berpengaruh terhadap
gerakan IMM sendiri, dengan Nilai-nilai ikatan yang dimiliki maka kader mampu
mentranformasikannya dalam bentuk gerakan praksis yang dapat dirasakan oleh
masyarakat. Tidak hanya materi teoritik, tetapi peserta juga dibekali dengan materi-materi
terapan sepeti rekayasa sosial dan advokasi. Sehingga nantinya kader lebih
mudah dalam melaksanakan gerakan di daerah masing-masing.
Diakhir acara penutupan
ketua PC IMM Sidaorjo, Fauzan Effendi menyampaikan harapannya bahwa setelah
pengkaderan ini selesai, para peserta dapat menjadi problem solver bagi
permasalahan yang ada di masyarakat dengan cara mentranformasikan nilai-nilai
ikatan. selain itu gerakan-gerakan sosial untuk pemberdayaan masyarakat harus
banyak digalakkan, agar nantinya kiprah kader IMM dapat dirasakan lapisan
masyarakat bawah.(ulixs)