Berkarya Demi Bangsa

Banyak hal yang tak mampu kita jangkau dari lekuk-lekuk budaya di negeri ini hingga memaksa dengan sekuat tenaga mengais serpihan keindahan yang tersebar

Kehidupan yang menjanjikan kebersamaan

Keluarga nan damai harapan setiap umat meniti hidup penuh semangat menggapai janji tuhan berupa nikmat-nikmat yang tak terhitung. Berkah ialah tujuan utama dari segala yang ada

Menggapai mimpi dengan ilmu terpuji

tahapan demi tahapan terlewati, mencapai puncak tertinggi adalah keinginan sejati haruskah melewati tanjak turun terjal yang dihadapi

Kiprah sosial mewujudkan kearifan

Kepedulian akan kemajuan, hiruk pikuk bangsa dan negara sebagai wadah memperoleh kenyamanan duniawi dengan terhormat serta jalan kebenaran hakiki

Keindahan alam anugerah tuhan

Kemegahan ciptaan sang esa tak terbantahkan saat jari-jemari merasakan sentuhan semilir hawa sukma. Indah dengan bukti nyata di sekililing kita

Rabu, 26 November 2014

Oleh Immawati Rulik Marwiyah Al-Karomy UM Sidoarjo 2

Oleh Immawati UM Sidoarjo (Rulik Marwiyah Al-karomy)

seminar bahaya rokok yang diselenggarakan oleh PIK M UMSIDA



UMSIDA LAKSANAKAN SEMINAR BAHAYA ROKOK


Sidoarjo (26/9) Universitas Muhammadiyah Sidoarjo melalui salah satu Unit Kegiatan Mahasiswa yakni PIK M (Pusat informasi dan konseling mahasiswa) menyelenggarakan seminar kesehatan tentang bahaya rokok. Acara ini di ikuti oleh sekitar 250 peserta dari mahasiswa Umsida dan di luar Umsida.
Kegiatan ini tercetus atas kerjasama PIK M dengan IISD (Indonesia Institute Social Development) Jakarta. Dalam acara ini mengupas tentang bahaya rokok dari segi kesahatan dan dari segi kebijakan pemerintah. Dari segi kesehatan disampaikan oleh dr. Fitri Sriyani, S.SP yang khusus mengupas tentang bahaya merokok seperti menggangu fungsi otak, menurunkan daya penglihatan, jantung, paru-paru, kanker dan berbagai penyakit mematikan lainnya. Dalam penyampaiannya, di dalam kandungan satu batang rokok mengandung 4000 bahan kimia yang membahayakan tubuh manusia. “Hendaknya mahasiswa tidak mencoba dan berhenti mengkonsumsi rokok, karena banyak efek negatifnya bagi tubuh”, ungkap dokter spesialis Paru dari RSUD Sidoarjo ini.
Dari segi kebijakan pemerintah, terkait aksesi pemerintah terkait FCTC (framework convention tobacco control) atau konvensi kerangka kerja pengendalian tembakau. Sampai saat ini, pemerintah belum mengaksesi atau menandatangani perjanjian yang telah di buat oleh WHO. Dari 185 negara yang berpartisipasi, sudah ada 179 negara yang meratifikasi FCTC ini. Indonesia merupakan satu-satunya negara di Asia Tenggara yang belum mengaksesi FCTC, bersanding dengan negara Andorra, Republik Dominika, Eritrea, Liechtenstein, Malawi, Monako, Somalia, Zimbabwe. Sehingga setiap rapat Conference of the Parties, Indonesia harus duduk dibelakang dan tidak memiliki hak untuk berbicara dan tidak boleh juga diperkenankan memasang bendera merah putih.
“Mahasiswa harus mendorong dan mendukung pemerintah dalam usaha pengendalian tembakau dan rokok. Karena kerugian yang diakibatkan oleh rokok tidak hanya dari segi kesehatan saja tetapi dari segi ekonomi juga mempunyai akibat yang cukup signifikan. Hal ini terlihat dari hasil penelitian yang memperlihatkan pada tahun 2013 kerugian negara sebesar 378,75 triliun yang sebelumnya sekitar 245,41 triliun pada tahun 2010” sebut Abdoel Malik yang juga aktif di Instruktur Pusat IMM.
Dari acara ini diharapkan kalangan mahasiswa mengetahui dampak negatif merokok dan juga mengetahui kebijakan-kebijakan yang pemerintah lakukan, sehingga dari kedua segi ini mampu mewujudkan kesadaran bagi mahasiswa Umsida untuk tidak mengkonsumsi rokok di lingkungan kampus maupun di luar kampus. Karena asap rokok orang lain (AROL) sangat berbahaya bagi orang-orang disekitar. Di akhir sesi dilaksanakan deklarasi mahasiswa anti rokok yang di ikuti oleh seluruh peserta dan hasilnya akan disosialisasikan di kalangan mahasiswa Umsida. (ulixs)

TOR DARUL ARQOM MADYA KAB.SIDOARJO JAWA TIMUR


 




A.    Latar Belakang

Dinamika kebangsaan yangsekarang terjadi, menjadikan persoalan Negara seakan tiada habisnya. Bahkan kesenjangan sosial  semakin lebar antara kaum borjuis dan proletar,  politik uang dan plutokrasi  dijalankan dengan biasa seakan menjadi tradisi tatkalah pemilu 2014, oleh para elit dan penylenggara, tidak heran ketika mereka berlomba-lomba korupsi untuk mengembalikan modal, persoalan ketidakadilan masih banyak telihat hukum hanya tajam ke bawah dan tumpul keatas.Cengkraman kapitalismeglobal seakan sudah sulit untuk dilepaskan dari ibu pertiwi, rakyat dituntut untuk selalu membelanjakan uang kepada pemilik modal perampok kekayakan Negara. Bukan hanya membelanjakan tetapi sekarang dipaksa  untuk dapat bersaing dengan masyarakat ASEAN yang akan masuk kenegara ini dengan istilah MEA (Masyarakat Ekonomi ASEAN). Maka  patut kiranya istilah ”keuangan maha kuasa” yang pernah disampaikan oleh M Amin Rais masih melekat di negara ini.akibat persoalan yang lama terus diulang-ulangi hak rakyat terhadap kesejahtaan yang sepatunya dinikmati semakin berkurang dan bahkan mengalami kekeringan.UUD 1945 pasal 34 sudah mengamanahkan bahwa fakir miskin dan anak-anak terlantar menjadi tanggung jawab Negara untuk memanusiakan manusia yaitu memberikan kesejahtraan kepada mereka.Namun terjadi kontradiktif dengan relita yang terjadi, bahwa masih banyak rakyat miskin yang hak sosial, politik dan ekonominya belum diberikan sepenuhnya kepada mereka.
     Orang Fakir Miskin, Anak terlantar, yang tertindas,dalam Islam dikenal istilah mustadh’afin. Pengertiannya diambil dari kata mustadh’af, yakni kaum lemah atau dilemahkan, bisa juga kaum yang tertindas dan tidak berdaya.Agama Islam sebagai rahmatan lilalamin yang dibawa Nabi Muhammadsang revolusioner sejati dan pembawa risalah, dalam Al-Quran QS. Al-Imran (2:110). memerintakhan umat terbaik (Khairul Ummah)  bagaimana memerlakukan kaum Musthadh’afin. Mengutipapa yang disampaikan Asghar Ali Engineermelihat Islam sebagai agama pembebas dan Muhammad sebagai Nabi pembebas, telah sukses menjalankan tugas profetiknya membebaskan kaum tertindas di tanah arab (Abad Badruzaman, 2007:81).Perintah membebaskan diri sendiri juga telah ditancapkan dalam firman Allah dalam QS. Al-Nisa’ (4: 97). Dalam ayat ini Tuhan memberikan spirit untuk melawan penindasan sosial.Bahkan Tuhan melihat bahwa orang yang mempunyai kekuatan, tetapi tidak mau melakukan perlawanan atas penindasan dianggap sebagai orang zalim (berbuat aniaya).
            Sebelum Negara Indonesia lahir spirit pembebasan sudah dilakukan oleh Muhammadiyah yang dikenal dengan gerakan dakwah, tajdid dan pencerahan.Inilah pembebasan mustadhafin keindonesiaan yang diplopori oleh Muhammadiyah pada abad ke 20yang dikenal dengan jiwa teologi Al-maun.Surat Al-Maun ayat 1-7 mengajarkan bahwa ibadah ritual itu tidak ada artinya jika pelakunya tidak melakukan amal sosial.Surat ini bahkan menyebut mereka yang mengabaikan anak yatim dan tak berusaha mengentaskan masyarakat dari kemiskinan sebagai ‘pendusta agama.KH Ahmad Dahlan pendiri Muhammadiyah mengajarkan materi ini berhari-hari dan selalu di ulang-ulang kepada muridnya. Maksud dari itu tidak lain adalah agar tidak hanya memiliki  paradigma teologi teosentris tetapi juga menggunakan teologi antroposentris. Teologi teosentris lebih berorientasi pada masalah-masalah ritual yang hubungannya dengan Tuhan, sementara teologi antroposentris lebih berorientasi pada masalah-masalah sosial yang timbul di tengah masyarakat sekitar.Akhirnya tumbuh kesadaran berfikir kritis yang akhirnya melakukan praksis gerakan pembebasan disekitar Masyarakat kraton. Yang diterjemahkan dalam bukunya Abdul Halim Sani yaitu kesadaran profetik (Kesadaran Paripurna), bukan kesadaran naïf, mistis ataupun kritis yang muncul dalam diri murid-murid KH Ahmad Dahlan (Abdul Halim Sani,2011:101)
KH Ahmad Dahlan dan murid-muridnya mempunyai sejarah yang heroik pada masanya.Maka peradaban sekarang yang memiliki dimensi ruang dan waktu yang berbeda, tentu berbeda dalam melakukan gerakan dengan melihat kondisi sosial masyarakat kekinian. Tetapi nilai yang telah dibangun akan tetap relevan dalam lintasan zaman.Kaum muda Muhammadiyah sekarang yang salah satunya adalah IMM seyogyanya berupaya melakukan sebuah eksperimentasi pemikiran dalam Muhammadiyah dan Islam Indonesia. Jika selama ini pemikiran, khususnya teologi Islam dan Muhammadiyah lebih terfokus pada masalah-masalah ritual simbolik keagamaan (keislaman) atau bahkan ada yang mengatakan gerakannya stagnan, maka IMM yang lahirnya sudah menisbatkan sebagai eksponen Muhammadiyah ini mencoba menawarkan format pemikiran Islam yang lebih segar, lebih baru, sekalipun bisa saja masalah-masalah yang diangkat merupakan masalah lama, bahkan yang sudah akut.
IMM secara historis lahirnya telah memiliki cita-cita agung agar terbentuk akademisi islam yang berakhlak mulia bagi setiap kader IMM. Berakhlak mulia merupakan bentuk etika islami, maka pembentukan fundamental kader adalah nilai keagamaan.Nilai keagamaan ini dijadikan fondasi agar nantinya, hasil transformasi ideologi menghasilkan bentuk kesadaran trensedensi, humanisasi dan liberasi (pembebasan).Hingga akhirnya Kader IMM  mampu untuk mengejawantahkan nilai ikatan yaitu sebagai problem solving dari permasalahan bangsa. Maka Ikatan sebagai gerakan mahasiswa islam yang bergerak dalam bidang keagamaan, kemahasiswaan dan kemasyarkatan harus mampu tampil sebagai kaum tercerahkan (rausyanfikr). Karenagerakan diaspora kader Ikatan adalah keniscayaan dalam surat Al-Jumuah:10,
“Apabila telah ditunaikan shalat, Maka bertebaranlah kamu di muka bumi dan carilahkarunia Allah dan ingatlah Allah banyak-banyak supaya kamu beruntung”
perintah ini sangat jelas bahwa Nilai yang telah terintenalisasi dalam diri kader yang tergambar dalam profil kader ikatan wajib dijawantahkan untuk menyebar mencari Karunia Allah dengan melakukan gerakan – gerakan pembebasan dan problem solving bagi bangsa, umat dan persyerikatan. Dalam rangka mencapai masyarakat islam yang sebenar-benarnya, kesejahtaraan bagi rakyat Indonesia dan beribadah kepada Allah SWT.
                  Maka dalam Darul Arqom Madya (DAM) Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah kabupaten Sidoarjo 2014-2015 dilaksanakannya sebagai upaya untuk internalisas, transformasi dan indoktrinasi nilai IMM kepada diri kader madya agar nantinya mampu melakukan pembebasan terhadap kaum mustadhafin dengan pendekatan kekinian untuk menjawab persoalan kebangsaan yang kompleks.

B.     Landasan Kegiatan
1.      Al-Quran (QS. Al-Maidah : 100) dan As Sunnah
2.      Anggaran Dasar Muhammadiyah
3.      Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga IMM (AD/ART IMM)
4.      Program Kerja Bidang Kader PC IMM Kabupaten Sidoarjo 2014-2015
5.      Keputusan rapat PC IMM Sidoarjo tanggal 08 September 2014



C.    Nama Kegiatan
Kegiatan ini bernama : Darul Arqom Madya (DAM) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Sidoarjo.
D.    Tema Kegiatan
“Transformasi Nilai Ikatan Dalam Mewujudkan Kesadaran Berfikir Untuk Pembebasan Kaum Mustadhafin”
E.     Tujuan dan Target Kegiatan
1.      Tujuan Kegiatan
a.       Melakukan pengkaderan formal Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah di Tingkat Madyasebagai proses kaderisasi kepemimpinan
b.      Penguatan kapasitas, kualitas dan potensi kader sebagai pemimpin bangsa, umat dan persyerikatan
c.       Membentuk karakter dan kepribadian serta mutu anggota hingga mencapai kualifikasi kader IMM yang mempunyai wawasan tingkat daerah
d.      Penguatan ideologi IMM dalam membentuk kesadaran kritis progresif kader untuk dinamisasi gerakan IMM
e.       Menciptakan gerakan pembebasan sosial baru untuk menjawab dinamika keumatan dan kebangsaan
2.      Target Kegiatan
a.       Terbentuknya kader IMM yang memiliki kapasitas keilmuan dan kepemimpinan yang kuat dan berkualitas
b.      Terbangunnya nalar kritis dan kepekaan sosial dalam kehidupan berbangsa dan bernegara
c.       Terbentuknya kader yang siap menjadi pimpinan tingkat cabang
d.      Terbentuknya kader yang mampu berfikir dan bernalar kritis
e.       Terciptanya penguatan nilai IMM dalam problem solving keumatan dan kebangsaan
F.     Waktu dan Tempat
Kegiatan ini diselenggarakan Insya Allah pada:
Hari/Tanggal   : Senin - Jumat, 22 – 26 Desember 2014
Tempat            : SMA Muhammadiyah 1 Sidoarjo
G.    Materi
1.      Filsafat islam dalam memahami konsep ketauhidan
2.      Teologi Pembebasan Islam sebagai pengjawantahan rahmatan lil alamin
3.      Gerakan Dakwah Muhammadiyah pembebas kaum Mustadhafin
4.      Peneguhan Nilai IMM : Metode Dan Gerakan Pembebasan Kontemporer
5.      Rekontruksi Konsep Berfikir Menuju Kesadaran ParipunaIMM
6.      Advokasi Sebagai Alat Keadilan dan Keberpihakan
7.      Rekayasa Sosial Pembentuk Masyarakat Sejahtera
8.      Politik dan Ekonomi Indonesia di Tengah Kapitalisme Gelobal

H.    Pemateri
1.      Kay Note Speaker : Prof. Dr. H. Syafiq A. Mughni,  (PP Muhammadiyah)
2.      Prof. Achmad jainuri, MA, PhD (Rektor UMSIDA)
3.      Prof. Zainudin Maliki, M.Si (Ketua Dewan Pendidikan Jatim)
4.      Drs. H. Noer Cholis Huda, M.Si (Koor. Bidang Keder dan SDM PWM Jatim)
5.      Nyong ETIS, M.Fil (Dosen UMSIDA / Aktivis Muda Muhammadiyah)
6.      Dr. Sri Ayu Astuti, M.Hum (Pakar Hukum-Dirjen Dikti)
7.      Rifky Ridho Phalevi, M. Hum (Dosen UMSIDA)
8.      Pradana Boy ZTF, MA (Aktivis JIMM)
9.      Adit Hananta Utama (Wartawan)
I.       Tim Isntruktur
Korps Instruktur DPD IMM Jawa Timur
J.      Alur Logika Pengkaderan
·         Pre Test
·         Instruktur Mengajak Peserta Brainstorming
·         Instruktur Memberikan Penjelasan Awal
·         Pemateri Menyampaikan Sesuai Kisi-kisi Materi
·         Post Test
K.    Pendekatan
1.      Sinergogig
2.      Andragogig
L.     Metode Pengkaderan
1.      Brainstorming
2.      Ceramah Partispatoris
3.      FGD
4.      Dinamika Kelompok
M.   Quota Peserta
Jumlah Peserta Kegiatan Sebanyak 35 Peserta masing-masing dari delegasi ;
1.      Perwakilan Pimpinan Komisariat IMM Se Cabang Sidoarjo = 20 Orang
2.      Delegasi Diluar Wilayah Sidoarjo = 15 Orang
N.    Persyaratan Peserta
·         Persyaratan Umum
ü  Memiliki track record yang baik dalam lkatan.
ü  Telah lulus perkaderan Darul Arqam Dasar (DAD) minimal 1 tahun yang disertaidengan bukti Syahadah perkaderan/surat keterangan dari PC IMM setempat.
ü  Mendapat mandat dari pimpinan Pimpinan IMM terkait (PC/DPD) dan dibuktikan dengan suratmandat.
ü  Mengisi formulir yang telah disediakan.
ü  Bersedia mengikuti acara perkaderan dari awal sampai selesai
ü  Menyerahkan pas photo berwarna. .
ü  Mengikuti dan lulus screening test untuk ditetapkan sebagai peserta Darul ArqomMadya (DAM).
ü    Membayar uang SWO sebesar Rp. 150.000,- dan SWP sebesar Rp. 100.000,-
Tahapan
Keterangan
waktu
Tahap 1
Pendaftaran
17 November - 6 Desember 2014
Tahap 2
Pengumpulan Artikel Ilmiah dan Review Buku
7 - 9 Desember 2014
Tahap 3
Pengumuman Peserta Lolos
12 Desember 2014
Tahap 4
Screnning Peserta

Sidoarjo
15 - 17 Desember 2014
Luar Sidoarjo
21 Desember 2014

·         Peryaratan Khusus
ü  Membuat 2 Karya Tulis :
Ø  Artikel Ilmiah dengan Tema (Pilih salah satu) :
1.      Filsafat islam dalam memahami konsep ketauhidan
2.      Teologi Pembebasan Islam sebagai pengjawantahan rahmatan lil alamin
3.      Gerakan Dakwah Muhammadiyah pembebas kaum Musthadafin
4.      Peneguhan Nilai IMM : Metode Dan Gerakan Pembebasan Kontemporer
5.      Rekontruksi Konsep Berfikir Menuju Kesadaran Paripuna IMM
6.      Kajian Advokasi Sebagai Pisau Keadilan dan Keberpihakan
7.      Kebijakan Untuk Rekayasa Sosial Pembentuk Masyarakat Sejahtera
8.      Politik dan Ekonomi Indonesia dalam Kapitalisme Gelobal
ü  Review buku dari salah satu buku yang dijadikan refrensi artikel Ilmiah
Ø  Format penulisan :
 Artikel ilmiah ditulis dengan:
      Font Arial size 11
spasi 1,5
      Minimal 1200 kata
 Minimal 3 referensi buku atau jurnal dan diberikan footnote
Ø  Review ditulis dengan:
 Font Arial 11
Spasi 1,5
Minimal 750 kata
ü  Membawa Al-Quran Terjemah, Perlengkapan dan Obat-obatan pribadi
Catatan :
§  Semua Persyaratan peserta DAM ((karya tulis ilmiah, surat mandate (scan) dan syahadah DAD (scan)) diserahkan paling lambat tanggal 8 Desember 2014 di kirimkan melalui e-mail: pcimmsidoarjo@gmail.com
Contac Person : Ammy Yoga Prajati : 081230758277
                          Intan Permata Sari    : 085645442945
§  Persyaratan lainnya diserahkan pada saat screening test
§  Semua referensi yang digunakan dalam pembuatan karya tulis ilmiahwajib dibawa pada saat screening test (dalam bentuk hard copy)
§  Ketentuan lulus tidak peserta berdasarkan kelengkapan persyaratandan keputusan kepanitiaan dan instruktur menjadi mutlak dan tidakbisa diganggu gugat.
O.    Lain – lain
Hal - hal yang belum diatur dalam proposal ini akan ditetapkan kemudian sesuai dengan kebutuhan.

P.      Penutup
Demikian (TOR) Term of Refrence Darul Arqom Madya (DAM) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Kabupaten Sidoarjo ini kami buat, sebagai informasi dari pelaksanaan kegiatan sekaligus menjadi bahan pertimbangan bagi pihak-pihak yang berkenan membantu terlaksananya agenda ini.atas perhatiannya kami sampaikan terima kasih.
            Billahi Fii Sabillilhaq Fastabiqul Khairat
                                                                                                Sidoarjo, 9 November 2014
Panitia Pelaksana
                        Ketua                                                                          Sekertaris

Ahmad Fadlluloh                                                              Intan Permata Sari
Mengetahui,
                  Ketua Umum                                                                    Ketua Umum
          DPD IMM Jawa Timur                                                     PC IMM Kab Sidoarjo
                         

               Najih Prasetyo                                                                    Fauzan Effendi


FORMULIR PENDAFTARAN PESERTA
DARUL ARQOM MADYA (DAM)
IMM KABUPATAN SIDOARJO
Nama Lengkap                        :
Utusan                                     :
Jenis kelamin                           :
Tempat/ tanggal lahir              :
Alamat                                    :
No tlpn/Hp                              :
Alamat E-Mail                        :
Delegasi                                  :
Riwayat Pendidikan:
Pendidikan
Lulus Tahun
SD


SMP


SMA


PT



Pengalaman Organisasi;
Organisasi
Jabatan
Tahun
















Pengkaderan utama IMM (Utama/Khusus) yang pernah diikuti;
Perkaderan
Tahun
Tempat














Pengkaderan lain/training yang pernah diikuti;
Training
Tahun
Tempat













Karya tulis yang pernah dimuat media massa/ dilombakan/ dibukukan
Training
Tahun
Tempat












*jika anda adalah editor (bukan penulis) cantumkan tulisan editor dalam tanda kurung di kolom judul, contoh : Matinya Demokrasi (editor), Strategi Perkaderan Organisasi Pergerakan dalam Subkultur Industri (penulis)

Bahasa yang Dikuasai
Lokal  :
Asing  :
Demikianlah Form Pendaftaran ini kami buat sebenar-benarnya
                                                                                                                                                                                                                                                Sidoarjo,                    2014                                                             
Hormat Kami,
                                         (.............................................)
                                               
                                                                                                           
*Sebelum dikirimkan, akan lebih baik terlebih dahulu melakukan pengecekan kelengkapan dokumen yang harus dilampirkan :



CHECK LIST KELENGKAPAN PENDAFTARAN CALON PESERTA
No.
Nama Dokumen
Telah dilampirkan?
1.
Syahadah DAD

2.
Surat Mandat PC/DPD IMM Setempat (Scan)

3.
Karya Tulis

4.
Foto 4 x 6 (2 Lembar)